Wahyudi Mamonto, Mahasiswa PPI Terpilih Menjadi Peserta Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama

Gorontalo, 18 Juli 2022 – Wahyudi Mamonto, mahasiswa jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI) sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan PPI di IAIN Sultan Amai Gorontalo, berhasil terpilih menjadi salah satu peserta dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama. Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia, dan diikuti oleh perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN) se-Indonesia.
Wahyudi, yang akrab disapa Yudi, terpilih melalui seleksi yang sangat ketat dan kompetitif. Kegiatan KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama ini dilaksanakan di IAIN Fattahul Muluk Papua, yang berlangsung dari 17 Juli hingga 26 Agustus 2022. Program ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di Indonesia serta memfasilitasi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam kehidupan nyata, khususnya dalam konteks sosial dan keagamaan.
Yudi mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini. “Terpilihnya saya dalam program ini merupakan suatu kehormatan dan tantangan besar. Saya berharap bisa memberikan kontribusi nyata dalam mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama di Papua, serta belajar banyak dari pengalaman yang luar biasa ini,” ujar Yudi.

Wahyudi Mamonto dikenal sebagai sosok mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan kampus, terutama di bidang organisasi. Sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan PPI, ia memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan kegiatan akademik dan kemahasiswaan di kampus. Terpilihnya Yudi sebagai peserta KKN ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengabdian masyarakat.Program KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama ini, yang dilaksanakan di wilayah Papua, juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja langsung dengan masyarakat setempat, memecahkan masalah sosial, dan membangun harmoni antar umat beragama.
Kehadiran Wahyudi Mamonto diharapkan dapat memperkuat hubungan antar masyarakat dan mendukung pengembangan pendidikan berbasis moderasi beragama di Indonesia.Selamat kepada Wahyudi Mamonto atas pencapaian luar biasa ini, semoga pengalaman yang didapat dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa melalui pendekatan moderasi beragama.