Mahasiswa PPI IAIN Sultan Amai Gorontalo Terpilih Jadi Surveyor pada Survei Persepsi Publik di Kabupaten Bone Bolango
Gorontalo, 27 September 2021 – Dua mahasiswa Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) IAIN Sultan Amai Gorontalo, Bagas Mamonto dan Rosela Masie, terpilih untuk menjadi surveyor dalam survei yang bertajuk “Persepsi Publik terhadap Evaluasi Kepemimpinan Nasional dan Pandemi Covid-19” di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Survei ini diselenggarakan oleh lembaga riset nasional, Poltracking Indonesia, yang terkenal dengan pengumpulan data dan analisis sosial-politik di seluruh Indonesia.
Bagas dan Rosela, yang dikenal aktif dalam berbagai kajian politik dan kebijakan publik, dipilih karena konsistensi dan ketertarikan mereka terhadap isu-isu politik serta dinamika kebijakan publik di daerah. Keduanya juga dianggap memiliki kemampuan analisis yang baik dan wawasan yang cukup mendalam terkait dengan politik Indonesia, khususnya dalam konteks pemerintahan daerah.
Survei ini dilaksanakan dalam rangka mengukur persepsi masyarakat terhadap evaluasi kepemimpinan nasional, serta dampak dan penanganan pandemi Covid-19, yang menjadi isu penting dalam pemerintahan saat ini. Survei ini berlangsung selama tiga bulan, dengan fokus pada pengumpulan data melalui wawancara langsung, kuesioner, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) di berbagai wilayah di Kabupaten Bone Bolango.
Dalam kesempatan terpisah, Bagas Mamonto menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Poltracking Indonesia. “Ini merupakan kesempatan besar bagi kami untuk belajar lebih banyak tentang metode survei yang digunakan dalam penelitian sosial politik. Selain itu, kami juga berharap hasil survei ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemetaan persepsi masyarakat terhadap kepemimpinan dan penanganan pandemi di daerah kami,” ujar Bagas.
Sementara itu, Rosela Masie juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kontribusi mereka sebagai mahasiswa untuk memberikan informasi yang lebih objektif dan berbasis data kepada masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam penelitian sosial dan politik, serta memberi dampak positif bagi pembangunan di daerah,” ungkap Rosela.
Hasil dari survei ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam laporan nasional yang akan dibahas lebih lanjut oleh Poltracking Indonesia dan pihak-pihak terkait lainnya. Dengan adanya data ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang persepsi masyarakat terhadap kepemimpinan nasional serta langkah-langkah yang telah diambil dalam menangani pandemi Covid-19.
Keberhasilan Bagas dan Rosela dalam terpilih sebagai surveyor juga menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo memiliki kualitas yang tidak kalah dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya dalam bidang penelitian politik dan kebijakan publik.