Makassar, 17 Mei 2024 – Kementerian Agama terus menggalakkan program Moderasi Beragama sebagai salah satu upaya untuk memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Dalam upaya tersebut, Balai Diklat Agama Makassar menggelar kegiatan penting dengan memilih Salah satu Dosen Pemikiran Politik Islam, Eka Putra B Santoso, sebagai Fasilitator Moderasi Beragama.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 13 Juli 2023 ini dihadiri oleh seluruh pegawai Balai Diklat Agama Makassar dan unsur mahasiswa. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Diklat Agama Makassar, Dr. Saprillah, yang menyambut antusiasme atas partisipasi yang tinggi dari seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Dr. Saprillah menegaskan pentingnya peran moderasi beragama dalam membangun harmoni dan kedamaian antar umat beragama di Indonesia, terutama di tengah kompleksitas dinamika sosial dan keagamaan yang ada.

Eka Putra B Santoso, yang terpilih sebagai Fasilitator Moderasi Beragama, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Moderasi beragama bukanlah sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen nyata untuk memperkuat toleransi dan saling pengertian antar umat beragama,” ujarnya.

Dosen yang juga pakar dalam pemikiran politik Islam ini menegaskan bahwa melalui kegiatan moderasi beragama, diharapkan akan tercipta ruang dialog yang inklusif serta pemahaman yang lebih mendalam antar umat beragama. “Kami berkomitmen untuk mendukung program Moderasi Beragama sebagai bagian integral dari pembangunan karakter bangsa yang berbasis pluralisme dan kerukunan,” tambahnya.

Moderasi Beragama merupakan salah satu program yang digalakkan oleh Kementerian Agama dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) hingga tahun 2024. Program ini memiliki peran strategis dalam memperkuat keberagaman Indonesia sebagai kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

 

TOP