Gorontalo, 4 April 2023 —  Jurusan Pemikiran Politik Islam menjalin kerjasama strategis bersam Curva Survey Indonesia (CSI) dalam rangka mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini berlangsung di kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo pada hari Selasa, 4 April 2023.

Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan jurusan, dosen, serta perwakilan mahasiswa ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara kedua pihak dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta kontribusi kepada masyarakat melalui berbagai program akademik dan non-akademik. Dalam MoU tersebut, CSI dan Jurusan Pemikiran Politik Islam sepakat untuk saling mendukung dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, mendorong riset bersama, dan merancang kegiatan pengabdian yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurut Agung selaku komisaris CSI, MoU ini merupakan langkah penting dalam mengintegrasikan ilmu sosial-politik dan pemikiran politik Islam, yang keduanya memiliki peran signifikan dalam memahami dinamika politik di Indonesia dan dunia. “Kerja sama ini akan membuka peluang bagi pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan mendalam, serta memperkaya pengalaman mahasiswa dalam memahami berbagai perspektif dan praktek dalam memahami politik,” ujarnya.

Dalam bidang penelitian, kedua lembaga berencana untuk melakukan riset bersama yang mengangkat isu-isu aktual seputar politik Islam dan sosial-politik, baik di tingkat lokal, nasional. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi rujukan yang bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik.

Selain itu, pengabdian kepada masyarakat juga menjadi salah satu fokus utama dalam kerjasama ini. Jurusan Pemikiran Politik Islam dan CSI berkomitmen untuk menyelenggarakan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pelatihan, seminar, dan kegiatan pemberdayaan yang berfokus pada pendidikan politik, kesadaran sosial, serta penguatan nilai-nilai demokrasi.

“Pengabdian kepada masyarakat akan menjadi ruang bagi para akademisi dan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus dalam konteks nyata, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Dr. Suprisno Baderan, Ketua Jurusan Pemikiran Politik Islam.

Kerjasama ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar lembaga pendidikan dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi-solusi inovatif bagi tantangan sosial dan politik yang ada. Penandatanganan MoU ini juga menandai komitmen kedua lembaga untuk saling mendukung dalam memajukan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta berperan aktif dalam membentuk masyarakat yang lebih sadar politik dan sosial.

Dengan adanya MoU ini, CSI dan Jurusan Pemikiran Politik Islam berupaya untuk mewujudkan sinergi yang lebih kuat dalam membangun masa depan akademik yang lebih inklusif, inovatif, dan berbasis pada nilai-nilai keadilan sosial.

TOP